Selamat Datang....Tuhan Memberkatimu...

Selamat Datang di Blog Rehobot Community
Kami berharap Bro en Sis akan mendapatkan banyak berkat dari tulisan-tulisan artikel rohani, kesehatan, psikologi, dan lain sebagainya yang ditulis oleh admin dan rekan-rekan. teman, sahabat inter-denominasi dan ataupun dari para pembaca Buletin Rehobot Community.
Blog ini memfasilitasi publikasi : 1. Berbagai kumpulan Firman Tuhan, 2. Link video Ibadah Raya GBIS Bukit Karmel - Jl. Kebayoran Lama Raya, Jakarta Selatan dan Pos PI GBIS Bukit Karmel - Bumi Serpong Damai 3. Link video konten SenengnyangoFi 4. Dokumentasi foto-foto 5. Link Audio Firman Tuhan yang bisa Anda dengarkan setiap saat - Klik langsung dengarkan

Dengan rendah hati Blog Rehobot Community ini dapat menjadi berkat dan sumber inspirasi dan Referensi firman Tuhan/ Renungan bagi para sahabat terkasih Umat Tuhan yang rindu mengeksplorasi kebenaran demi kebenaran firman Tuhan serta menambah wawasan melalui kesaksian ataupun pengalaman hidup orang lain yang diberkati. Dan sebagai modifikasi informasi, juga dilampirkan cuplikan video singkat saat firman Tuhan disampaikan. Kami ucapkan terima kasih...

Bila Anda ingin memberikan ide / saran / masukan pada kami mengenai blog Rehobot Community, Anda dapat mengirim e-mail ke : rehobot.comm@gmail.com

Minggu, Januari 28, 2024

Hidup yang Berkelimpahan

Ibadah Raya GBIS BK - Minggu, 28 Januari 2024

    Pada hari ini kita ada di hari ke-28 di tahun 2024, di minggu ketiga ini banyak yang masih belum terlibat di DPW, ayo yang belum terlibat cepet ikutan.

    Tahun ini adalah Tahun Kelimpahan sesuai yang menjadi visi dari bapak Gembala. Judul renungan firman Tuhan hari ini : Hidup yang Berkelimpahan diambil dari Yohanes 10 : 10b.

(Yoh 10:10) ....... Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

    Apa perbedaan kedatangan Musa dan Tuhan Yesus ke dunia ini.?

    Musa datang membawa hukum Taurat, tapi Tuhan tahu tidak ada seorangpun bisa menjalankan Hukum Taurat tanpa cacat jadi Tuhan Yesus datang membawa HUKUM KASIH.

   Memahami HIDUP 

   HIDUP (Yunani), dua makna :

-. BIOS dan ZOE

-.  BIOS - Hidup yang dimiliki oleh semua mahluk hidup baik manusia, hewan maupun tumbuhan.

-. Tapi yang Tuhan mau adalah ZOE - Hidup dalam segala kekayaan dan kualitas sebagai manusia yang sesungguhnya, dimanifestasikan dalam kehidupan ini, fokus akan hal-hal yang rohani, memiliki nilai kekal, dan segala makna yang mampu kita berikan untuk orang lain dan kerajaan Allah. Yohanes 3 : 16

(Yoh 3:16) Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.


ARTI yang BERKELIMPAHAN ?

Kelimpahan yang dimaksud Tuhan bukanlah berbicara dalam hal-hal materi.

Kelimpahan dalam bahasa Yunani "Perisso"  artinya Kelimpahan sampai meluber / Tidak Terukur, ini berbicara tentang hal rohani.

Ada situasi kita mati rohani, di mana kita hidup tetap melakukan dosa, inilah kondisi kita mati rohani, lalu Tuhan datang menghidupkan rohani kita, yaitu ditandai dengan kita tidak lagi melakukan dosa dan memerlukan Roh Kudus / perlu Tuhan!!  Efesus 2 : 4-5

  1. (Ef 2:4) Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita,
  2. (Ef 2:5) telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita--oleh kasih karunia kamu diselamatkan--

Yang Tuhan Yesus janjikan pada kita, Tuhan berjanji memberikan hidup yang berkelimpahan bukan kelimpahan harta. Memang ada yang namanya teologi Kemakmuran, nah doktrin ini menekankan bahwa mengikuti Tuhan akan diberkati dengan banyak kekayaan, namun akhirnya orang-orang yang percaya akan hal ini, menjadi orang yang hitung-hitungan dan malah mengarah pada manusia.

    Kita harus fokus pada Tuhan Yesus dengan kelimpahan secara rohani, sebab tidak sedikit ada tokoh yang tidak hidup dalam kelimpahan secara materi seperti nabi Elia dan Elia, bahkan Tuhan Yesus sendiri tidak memiliki tempat untuk meletakkan kepalaNya. Apakah mereka ini berdosa atau tidak punya iman, justru mereka adalah orang-orang yang beriman pada Tuhan!! Sehingga teologi Kemakmuran menjadi tidak benar bila mengacu pada kehidupan para tokoh-tokoh Alkitab tersebut!!

    Tahukah Anda, bahwa Yesus lebih banyak membicarakan tentang kekayaan / kepemilikan dibandingkan tentang SURGA dan NERAKA.

    Bahkan ... 16 dari 38 Perumpamaan yang diajarkan oleh Tuhan Yesus adalah tentang uang / kekayaan. Sebab yang namanya uang dan kekayaan adalah salah satu godaan terbesar umat manusia. Malah Tuhan Yesus pun dicobai iblis untuk memiliki seluruh dunia. Diperhadapkan dengan orang muda yang kaya raya, namun jadi sedih tidak rela mengikut Tuhan tapi harus melepas semua kekayaannya.

    Perumpamaan antara ilalang dengan benih, ada saatnya benih yang tumbuh di antara ilalang menjadi tidak dapat berbuah. Ilalang/ semak duri berbicara tentang tipu daya kekayaan, yang akhirnya menghimpit anak-anak Tuhan menjadi tidak berbuah.

    Apa gunanya seorang muda dengan segala kekayaannya, tapi dia tidak bisa menjadi berkat bagi orang lain, padahal Tuhan Yesus menyuruhnya untuk menjual seluruh hartanya dan memberikannya pada orang lain! Di mana hartamu berada, di situ hatimu berada ( Matius 6 : 21).

    Memiliki uang banyak tidak identik untuk cinta uang, tapi kembali pada keinginan, hati dan hasrat kita untuk menjadi kaya yang menjadi penting apakah kita tetap setia melakukan firman Tuhan.

    I Timotius 6 : 9, 17

Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. 

Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati. 

    Pada saat Yesus hidup, banyak orang yang mengharapkan mengikut Tuhan Yesus dapat menyaksikan dan mengalami mujizat demi mujizat yang Tuhan Yesus lakukan, hanya melihat kelimpahan dalam segi jasmani. Jadi yang namanya manusia terlepas dari kepercayaan apapun pasti punya keinginan untuk hidup enak, kaya raya, banyak materi, bisa santai menikmati kehidupan di dunia ini. Tapi bukan hidup seperti itu yang Tuhan tawarkan pada kita dan ajarkan pada kita dan berikan pada manusia, yaitu Hidup yang Berkelimpahan :

Ia membawa kami ke tempat ini, dan memberikan kepada kami negeri ini, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.  Ulangan 26:9

Tetapi umat-Ku akan Kuberi makan gandum yang terbaik  dan dengan madu dari gunung batu Aku akan mengenyangkannya.”  Mazmur 81:17

Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan kepada mereka kesehatan dan kesembuhan, dan Aku akan menyembuhkan mereka dan akan menyingkapkan kepada mereka kesejahteraan dan keamanan yang berlimpah-limpah.   Aku akan memulihkan keadaan Yehuda dan Israel dan akan membangun mereka seperti dahulu:  Yeremia 33:6-7

    Tuhan memulihkan kembali hubungan Allah dengan manusia, di Perjanjian Lama Tuhan menjanjikan Tanah Perjanjian, namun di Perjanjian Baru Tuhan tidak menjanjikan Tanah Perjanjian! Tuhan mengajarkan kebenaran yang progresif yang sifatnya maju.

Ibrani 11 : 16,"Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik, yaitu satu tanah air sorgawi.


Berlimpah-limbah dalam hal apa?

Roma 15 : 13

Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan. 

Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan, 1 Korintus 1:5

Jadi bagaimana sekarang, apakah Ia yang menganugerahkan Roh kepada kamu dengan berlimpah-limpah dan yang melakukan mujizat di antara kamu, berbuat demikian karena kamu melakukan hukum Taurat atau karena kamu percaya kepada pemberitaan Injil?  Galatia 3:5

Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.  2 Korintus 4:7

Aku sangat berterus terang terhadap kamu; tetapi aku juga sangat memegahkan kamu. Dalam segala penderitaan kami aku sangat terhibur dan sukacitaku melimpah-limpah. 2 Korintus 7:4

Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur. Kolose 2:7

Rahmat, damai sejahtera dan kasih kiranya melimpahi kamu. Yudas 1:2

Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan. 2 Korintus 9:8

Dan kiranya Tuhan menjadikan kamu bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan terhadap semua orang, sama seperti kami juga mengasihi kamu. 1 Tesalonika 3:12

    Hidup berkelimpahan, adalah hidup di mana hidup kita menjadi berkat bagi orang lain. Kita tunduk dan taat pada apa yang Tuhan perintahkan. Orang yang hidup selalu menjadi berkat akan selalu memiliki keinginan untuk terus melakukan menjadi berkat bagi orang lain. Tapi orang yang hidupnya ingin kaya, hidupnya selalu mengeluh. 

    Demikian juga kita yang menjadi orang tua harus berhati-hati dalam mendidik anak kita untuk tidak fokus untuk mengejar kekayaan semata, sebab kita malah bisa mendorong anak kita menuju kehancurannya sendiri kalau kita terus mendesak anak kita untuk menjadi kaya. Melainkan kita memberikan pemahaman dan didikan kepada anak kita agar setia melayani Tuhan dan taat apa yang Tuhan perintahkan!

    Bagaimana cara memperoleh kelimpahan?

1. Menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat

2. Harus hidup dalam Tuhan Yesus

3. Harus senantiasa hidup dalam pertobatan

4. Harus mau menjadi hamba Tuhan

5. Harus memberikan persepuluhan.

6. Harus berani menabur

7. Harus rajin dalam membaca, merenungkan firman Tuhan, melayani dan bekerja untuk Tuhan

8. Harus memiliki belas kasihan terhadap sesama.

9. Harus mau bangkit dan menyatakan terang Kristus

10. Harus memiliki kasih persaudaraan.

dan banyak lagi lainnya yang harus dan harus kita lakukan bagi Tuhan untuk mendapatkan kelimpahan yang dijanjikanNya.


Preacher :  Pdt. Kol CAJ. DR. Hosea Bambang S.A, S.H, M.A, M.Th, Ph.D

Written : ssr

Minggu, Januari 21, 2024

Ada Apa dengan "KUK"?

Ibadah Raya GBIS BK - Minggu, 21 Januari 2024

    Pagi hari ini kita akan mempelajari tentang satu benda, tema pagi ini adalah : "Ada apa dengan "Kuk"? Apa Kuk itu? Mari kita buka Matius 11 : 29-30

  1. (Mat 11:29) Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
  2. (Mat 11:30) Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."

Lanjut dengan pembacaan Lukas 9 : 22-27

  1. (Luk 9:22) Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga."
  2. (Luk 9:23) Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.
  3. (Luk 9:24) Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.
  4. (Luk 9:25) Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?
  5. (Luk 9:26) Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku, Anak Manusia juga akan malu karena orang itu, apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan-Nya dan dalam kemuliaan Bapa dan malaikat-malaikat kudus.
  6. (Luk 9:27) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Kerajaan Allah."

    Kuk itu apa sih, saya mencari tahu dari berbagai sumber, Kuk adalah potongan kayu yang dipasang pada 2 ekor hewan (sapi, kuda, kerbau, lainnya) untuk menarik beban bersama-sama. Pada kayu yang menghubungkan pada kedua pundak hewan diberi sepotong besi untuk memperkokoh kayu penghubung menjadi tidak mudah patah. Pada Lukas 9 tercatat Tuhan memakai simbol 2 benda seperti Salib dan Kuk.

    Salib, di mana Yesus berbicara tentang salib sebagai simbol DEDIKASI orang Kristen - Lukas 9 : 23

(Luk 9:23) Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.

  Tuhan memerintahkan kita untuk menggunakan "Salib" / DEDIKASI kita setiap hari, pikul "Salib" itu setiap saat, sebagai simbol menunjukkan DEDIKASI kita pada Tuhan! Ikut Tuhan itu bukan berarti masalah kita otomatis diberesin oleh Tuhan, tapi diperlukan kerjasama kita dengan Tuhan, misal kita punya hutang uang dengan orang lain, bukan berarti Tuhan yang membereskan hutang uang kita secara ajaib, tapi kita wajib menyelesaikan hutang uang yang kita sendiri pinjam uang tersebut!! Tuhan mau kita berusaha, memikul salib dan bekerja sama dengan Tuhan!!

    Salib itu ada di mana-mana terpampang gereja-gereja besar, ada mozaiknya maupun monumen patung Salib yang sedemikian besarnya. Salib sebagai SIMBOL dari DEDIKASI kita!!

    Namun tidak sedikit ada yang ekstrim dengan membuat tatto / merajah tubuhnya dengan gambar salib ingin menunjukkan dia seorang Kristen. Tidak ada yang salah dengan tindakan tersebut, namun jangan lupa bahwa ada Tuhan Yesus yang HARUS DIJUNJUNG TINGGI setiap saat dalam hati, sikap dan tindakan kita!! Tuhan ingin kita memikul SALIB dengan bersikap rendah hati, SALIB hanya sebagai pengingat bagi kita akan perintah Tuhan pada kita!

    Nah sekarang kita membahas tentang KUK, adakah yang rumahnya dipajang Kuk? Atau membawa Kuk ke mana-mana, karena Kuk memang bukan hal yang populer. Yesus juga memakai simbol yang lain untuk menggambarkan KOMITMEN Kristen - Matius 11 - 29-30

  1. (Mat 11:29) Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
  2. (Mat 11:30) Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."

    KOMITMEN kita diminta Tuhan untuk setia dan taat untuk belajar dan melakukan semua perintah Tuhan sebagai ketulusan dan ketaatan kita kepada Tuhan, menjadi "BEBAN - KOMITMEN" kita pada Tuhan.

    Perbedaan SALIB dan KUK:

1. SALIB

a. Alat Kematian

b. Simbol Pengorbanan

c. Berhubungan dengan darah


2. KUK

a. Alat kerja keras

b. Simbol Pelayanan

c. Berhubungan dengan keringat


4 Pelajaran dari Kuk

1. KETUNDUKAN

    "Pikullah Kuk yang Ku pasang" - Setiap orang percaya harus tunduk pada Tuhan karena Tuhan Yesus sudah memberikan contoh pada kita di Lukas 22 : 42, "bukan kehendakku, melainkan kehendakMu-lah yang jadi."  Ini tanda Yesus tunduk pada perintah Bapa yang harus menyelesaikan misi yang diperintahkan Bapa!

2. KETAATAN

    "Dan belajarlah padaku"  Kuk yang sudah dipasang, bila tidak taat, maka akan dapat menyakiti dirinya, bila hewan senior bergerak mengikuti perintah pemilik ke kiri namun hewan kedua mau ke kanan maka akan tertarik lehernya mengikuti arah yang diingini pemiliknya. Tuhan Yesus memberikan teladan pada kita juga, tercatat pada Lukas 8 : 21, " Tetapi Ia menjawab mereka : "Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya."

    Firman tidak boleh hanya didengarkan saja, tapi harus dilakukan. Firman Tuhan ini bukan hanya untuk saudara sekalian saja, tetapi buat saya juga, ayo kita tunduk pada Allah supaya kita dianggap menjadi "SAUDARA" nya Allah! 

3. PELAYANAN

    "Dan bebanKu pun ringan." Dengan kerelaan, ketaatan, ketulusan maka semua tugas pelayanan yang ditugaskan dan menjadi tanggungjawab kita akan menjadi ringan kita lakukan! Yang Tuhan katakan kepada kita tentang diriNya sebagai HAMBA, DIA turun  dari surga hanya untuk menjadi HAMBA, bertujuan untuk mengajarkan kita menjadi teladan bagi kita, dengan menjadi hamba kita akan dapat merasakan melayani, melihat sama semua orang yang harus dilayani tanpa ada perbedaan, seperti saat Yesus menerima anak-anak kecil, menggendong dan bermain dengan mereka, karena itu adalah jiwa yang perlu dilayani! Tuhan Yesus sebagai TUHAN yang turun dari surga tidak mempertahankan demi menunjukkan diriNya TUHAN yang harus ditakuti dan dihormati.

    Demikian juga dengan anak-anak sekolah minggu yang perlu kita bimbing, sebab mereka akan menjadi jemaat-jemaat dewasa di masa depan, mempersiapkan dasar pondasi iman, dsebagai guru sekolah minggu dengan menjadi hamba melayani anak-anak sekolah minggu, membersihkan tumpahan air minum dari anak-anak atau memungut barang-barang yang dijatuhkan anak-anak.

    Yohanes 9 : 4a, " Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus aku, selama masih siang." Sekaranglah saatnya ketika kita masih sehat, masih produktif, masih kuat, kita lakukan pekerjaan itu dan ambil kesempatan yang ada.

4. KEBERSAMAAN

    "SEMUA yang letih lesu dan berbeban berat." (Matius 11 : 28) 

    Kita tidak melayani Tuhan sendirian saja, tetapi kita bersama saudara yang lainnya. Kita dihubungkan dengan Kuk yang RINGAN. Sehingga seluruh pelayanan ibadah raya diperlukan banyak pengerja untuk melakukannya mulai dari ushers, song leader, singers, tim musik, pengkhotbah, pengumuman, multimedia. Sebagai contoh tim pemain musik, kalau tiap-tiap pemain egois memainkan alat musiknya semau sendiri, tidak akan terjadi suara musik yang harmonis.

    

Preacher : Pdm. Rachelia D

Written by : ssr

Minggu, Januari 14, 2024

The Essential (Hal yang Penting)

Ibadah Raya GBIS BK - Minggu, 14 Januari 2024

    Bapak ibu saudara di dalam Tuhan, untuk tubuh yang sehat dan kuat, hal yang penting kita membutuhkan asupan yang penting, pola hidup yang sehat dan lain sebagainya.

    Bila kita hendak membangun rumah, hal terpenting dalam membangun rumah yaitu pondasinya!

    Buat membangun gereja yang sehat dan kuat, kita harus memiliki nilai yang benar. 

    Grafik kasus perceraian di Indonesia terus meningkat, di tahun 2021 menjadi 447437 kasus perceraian, negara yang terkenal dengan program keluarga berencananya, ternyata tinggi sekali kasus perceraian. Setiap peristiwa perceraian pasti banyak pihak yang terluka, dari istrinya, anaknya, suaminya.. dan orang yang terluka cenderung ingin melukai orang lain. Kenapa sering terjadi perceraian, salah satu penyebabnya karena tidak memiliki nilai yang benar.

    Perusahaan besar memiliki values yang dipegang untuk mempertahankan perusahaannya. Google memiliki values yang "We Need to Work with Great People!" Siapa sih di antara kita yang belum bersentuhan dengan internet? Hasil dari values yang dimiliki Google, sedikitnya 60 % lebih penduduk dunia menggunakan Google. 

    Kesadaran bagi kita bahwa kita miliknya Tuhan, memberikan nilai yang benar di dalam Tuhan. Gereja Bethel Injil Sepenuh untuk menjadi gereja yang sehat, memiliki Nilai (values). Saya ingin berbagi kepada saudara mengapa Values itu penting bagi kita. Nilai-nilai itu sangat penting menolong kita untuk menciptakan masa depan, nilai itu seperti kereta api yang mengantar gerbong sampai ke tujuan.

    Ada tertulis dalam I  Timotius 4 : 8

"For pyhsical training is of some value, butgodliness (spritual training) is of value in everything and in every way, since it holds promise for the present life and for the life to come."

    Ketika di gereja kami mempelajari values yang benar. Nilai-nilai itu berguna dalam kehidupan sehari-hari. Kehidupan itu terjadi dalam setiap keputusan, organisasi gereja, kehidupan rumah tangga ada ratusan keputusan yang diambil. Bagi kita keluarga GBIS Bukit Karmel sebagai gereja yang beramanat agung, dan menjadi nilai karakter kita. Dibangun kerohanian kita, hal pertama adalah :

1. Penuhi hati dan pikiran. Filipi 4 : 8

    Dari ayat ini kita bisa menangkap bahwa tidak semua informasi disimpan dalam pikiran kita sehingga menjadi beban pikiran. Pikirkan saja yang disebutkan dalam Filipi 4 : 8.

    Sepanjang tahun 2023, saya bertemu banyak orang yang memiliki masalah dalam hidupnya, karena terlalu banyak informasi yang tidak penting, hoax, yang memenuhi pikirannya dan tidak membangun yang disimpan. Kamu anak haram, kamu tidak berguna.... dan lain lainnya, hal - hal yang tidak penting ini yang membuat penuh pikiran kita. 

    Untuk ilustrasi, bapa ibu sekalian, di tangan saya ini ada sebuah toples yang saya isi dengan bola pingpong, apakah penuh toples ini penuh? Kemudian saya isi dengan krikil, bisa tambah penuh! Lalu saya isi pasir, apa yang akan terjadi? Maka toples ini menjadi penuh!

    Toples ini adalah gambaran dalam kehidupan kita, bola pingpong adalah hal-hal yang sangat penting, kerikil adalah hal-hal yang penting, dan pasir adalah hal-hal yang ga penting. Namun ketiga hal ini mempengaruhi kehidupan kita, namun perlu kita putuskan mana hal-hal yang paling penting dari ketiganya? Bila pasir yang dikonotasikan dengan kecewa, sakit hati dan lainnya mendominasi dengan hal -hal yang tidak penting maka dapat menghancurkan hidup kita.

    Waktu kita di kehidupan ini di dunia begitu singkat, keabadian akan begitu panjang. Oleh karena itu gunakan waktu kita yang singkat dengan nilai-nilai yang benar!!

    Nilai utama dalam hidup ini bukan apa yang kita dapatkan, nilai utama adalah kita menjadi apa? Bila kita hidup hanya menerima saja dan tidak melakukannya, tahu nilai hanya dengan menghafalkannya, maka hidup kita tidak menjadi lebih baik.

2. Tinggal Tetap. Ibrani 12 : 26-27

    Nubuatan firman ditengking, jangan dilakukan itu. Jangan berdoa agar nubuatan firman tidak terjadi. Melainkan berdoa akan kita diberi kekuatan dalam menghadapi goncangan sampai kita pada akhirnya dapat tinggal dalam kerajaan yang tidak tergoncangkan. Karena keputusan kita mencerminkan nilai yang bersumber 1 pribadi, nama di atas segala nama yaitu Tuhan Yesus Kristus.

    Untuk membuat nilai, orang berani bayar mahal, kolaborasi dengan influencer, konsultan, itu kalau hanya untuk kepentingan bisnis. Tapi tinggal tetap di dalam nilai yang benar, maka nilai itu tidak akan hilang walah berada dalam goncangan.

    Ini ada uang, nilainya 50 ribu, yang bikin nilai ini siapa? Manusia! Bila saya lecekin uang ini, nilainya berubah? Tidak!    

    Ada 3 botol yang berisi cairan berbeda. Air mineral harganya 5ribuan, satu lagi air jus buah yang nilainya bisa puluhan ribu, dan satu lagi isinya parfum yang nilainya bisa ratusan ribu sampai jutaan.

    Semuanya tergantung pada isi nya, isi yang bagaimana yang ada dalam diri kita, nilai-nilai benar mana yang kita miliki. Seperti Daniel, Sadrakh dan Abednego, bagaimana mereka bisa lebih unggul dari semua ahli-ahli di kerajaan Babel? Karena isi hati mereka memiliki nilai-nilai yang benar, taat kepada Tuhan.

    Bagaimana dengan gereja kita ini, sangat baik, baik atau menjadi cukup baik. Bisa saja kita cukup hanya merasa baik nilai-nilai kita, maka kita harus mau lebih lagi dengan melakukan kebaikan kepada orang lain untuk mentransfer nilai-nilai itu kepada orang lain. Bila kita tidak memiliki nilai-nilai benar maka hidup kita tidak akan menjadi lebih baik.

    Tidak penting berapa lama kita hidup, yang penting kita hidup lebih baik, menjadi berkat! Orang yang efektif dan produktif, hidupnya bisa mengatur dan membagi tugas dan kewajiban dalam pekerjaan, keluarga dan pelayanan. Biar di tahun 2024 ini kita bangkit dan menjadi terang. Kalau orang menyia-nyiakan waktu yang ada, maka hidupnya akan menjadi tidak karuan.

    Siapa yang mau tinggal tetap dalam nilai-nilai benar!  

    Jadi apa yang esensial dalam hidup ini, yaitu memiliki nilai-nilai yang benar, menolong kita bertumbuh dan membangun, menggapai masa depan yang ingin kita capai.

    PENTING = PENuhi hati dan pikiran kita dengan nilai-nilai yang benar dan TINGgal tetap dalam kebenaran itu! 


Preacher : Ps. Monty Montezuma

Written by : ssr

Minggu, Januari 07, 2024

Menggapai Masa Depan

Ibadah Raya GBIS BK - Minggu, 07 Januari 2024

Shalom, Puji Nama Tuhan saudara, hari ini adalah minggu pertama di tahun 2024.

Apa yang telah terjadi, ada saudara kita yang dipanggil Tuhan, ada yang mengalami kecelakaan, seperti tabrakan 2 kereta di satu jalur. Banyak perkara-perkara yang terjadi di awal tahun yang baru ini. 

    Namun bagi kita yang percaya pada pagi hari ini, mencari Tuhan, kita baca Bilangan 13 : 21 - 33

  1. (Bil 13:21) Mereka pergi ke sana, lalu mengintai negeri itu mulai dari padang gurun Zin sampai ke Rehob, ke jalan yang menuju ke Hamat.
  2. (Bil 13:22) Mereka berjalan melalui Tanah Negeb, lalu sampai ke Hebron; di sana ada Ahiman, Sesai dan Talmai, keturunan Enak. Hebron didirikan tujuh tahun lebih dahulu dari Soan di Mesir.
  3. (Bil 13:23) Ketika mereka sampai ke lembah Eskol, dipotong merekalah di sana suatu cabang dengan setandan buah anggurnya, lalu berdualah mereka menggandarnya; juga mereka membawa beberapa buah delima dan buah ara.
  4. (Bil 13:24) Tempat itu dinamai orang lembah Eskol, karena tandan buah anggur yang dipotong orang Israel di sana.
  5. (Bil 13:25) Sesudah lewat empat puluh hari pulanglah mereka dari pengintaian negeri itu,
  6. (Bil 13:26) dan langsung datang kepada Musa, Harun dan segenap umat Israel di Kadesh, di padang gurun Paran. Mereka membawa pulang kabar kepada keduanya dan kepada segenap umat itu dan memperlihatkan kepada sekaliannya hasil negeri itu.
  7. (Bil 13:27) Mereka menceritakan kepadanya: "Kami sudah masuk ke negeri, ke mana kausuruh kami, dan memang negeri itu berlimpah-limpah susu dan madunya, dan inilah hasilnya.
  8. (Bil 13:28) Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana.
  9. (Bil 13:29) Orang Amalek diam di Tanah Negeb, orang Het, orang Yebus dan orang Amori diam di pegunungan, orang Kanaan diam sepanjang laut dan sepanjang tepi sungai Yordan."
  10. (Bil 13:30) Kemudian Kaleb mencoba menenteramkan hati bangsa itu di hadapan Musa, katanya: "Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!"
  11. (Bil 13:31) Tetapi orang-orang yang pergi ke sana bersama-sama dengan dia berkata: "Kita tidak dapat maju menyerang bangsa itu, karena mereka lebih kuat dari pada kita."
  12. (Bil 13:32) Juga mereka menyampaikan kepada orang Israel kabar busuk tentang negeri yang diintai mereka, dengan berkata: "Negeri yang telah kami lalui untuk diintai adalah suatu negeri yang memakan penduduknya, dan semua orang yang kami lihat di sana adalah orang-orang yang tinggi-tinggi perawakannya.
  13. (Bil 13:33) Juga kami lihat di sana orang-orang raksasa, orang Enak yang berasal dari orang-orang raksasa, dan kami lihat diri kami seperti belalang, dan demikian juga mereka terhadap kami."

Saudara yang kekasih di dalam Tuhan Yesus Kristus, ketika kita baca ayat ini, kita kagum bahwa masih ada raksasa, dan tema firman Tuhan pagi hari ini, "Menggapai Masa Depan."

Masa depan masih misteri bagi kita, tidak ada seorangpun yang mengetahui apa yang terjadi di masa depan, MENGGAPAI MASA DEPAN yang masih harus kita jalani. seperti halnya yang dialami oleh bangsa Israel seperti pada ayat yang di atas. Mereka melihat keadaan situasi, kota dan orang pada kota yang diintai. Ke-12 pengintai yang melihat dengan mata kepala mereka sendiri, lingkungan yang indah, namun penduduknya yang besar-besar dari bangsa Enak. 

    Tuhan membuktikan ada jalan keluar bagi bangsa Israel seperti yang difirmankan pada minggu lalu, di mana Tuhan membelah laut Teberau. Kita pada saat ini akan menghadapi pemilu, namun sudah muncul kekisruhan pada KPU atau lainnya. Kita harus memperhatikan terhadap pemilu nanti. Bisa jadi kita menjadi kuatir apa yang akan terjadi pada pertengahan tahun akan usaha kita, pekerjaan kita. Namun kita memiliki pengharapan di dalam Tuhan dan tetap setia dalam memberikan persepuluhan akan apa yang telah kita dapatkan dan kembalikan kepada Tuhan.

    Di masa mendatang, tidak sedikit orang berusaha tahu melalui ramalan demi ramalan, bahkan akhir jaman sekalipun, tidak ada seorangpun yang mengetahui. Mereka berpikir dengan ramalan yang dinyatakan bahwa tahun ini adalah masa depan yang suram, namun kita percaya bahwa Tahun  ini adalah tahun kelimpahan dan masa depan kita penuh dengan berkat dari Tuhan.

    Yang Tuhan katakan pada kita, "hadapilah realita yang ada." Jangan pikirkan hal-hal yang nampak, namun kita meletakkan kepercayaan masa depan kita pada Tuhan. Demikian juga yang terjadi pada bangsa Israel yang melihat realita yang ada, bangsa Enak yang merupakan sosok raksasa, tanaman buah yang subur dan besar-besar, semuanya disampaikan pada Musa. Ada di antara para pengintai yang menyampaikan dengan kalimat yang tidak baik. Pada ayat ke-24 tertulis bahwa apa yang telah diambil oleh bangsa Israel diubah namanya menjadi nama lembah Eskol.

    Kaleb mencoba menenangkan bangsa Israel dengan menyatakan akan janji Tuhan yang akan memberikan tanah Kanaan tersebut, bangsa Israel harus maju dan merebut tanah tersebut.

Kita dapat mempelajari melalui yang dialami bangsa Israel :

1. Realita pertama, memang indah lingkungan penuh susu dan madu

2. Realita kedua, memang ada tantangan yang harus dihadapi, dalam proses pemenuhan janji Tuhan yang ijinkan terjadi pada kita. Apapun bentuknya realita yang kita hadapi baik suka ataupun duka sekalipun, dihadapi dengan berdoa. Jangan kita bosan berdoa, berdoa itu adalah nafas kehidupan orang Kristen, kontak kita dengan Tuhan terus menerus.

Kedua jenis realita tersebut akan selalu kita hadapi. Kita sudah canangkan secara pribadi dan iman bahwa tahun ini adalah TAHUN KELIMPAHAN, maka kita tindak lanjuti dengan berdoa dan tetap berharap dan mengandalkan Tuhan.

    Tuhan tidak mau dikatakan janjiNya bohong, melainkan IYA dan AMIN. Apapun bentuk realita tersebut, kita harus berani dan maju menghadapi tantangan, walau mengalami suka duka sekalipun, jangan tenggelam dalam kepahitan. Sebab Allah memberikan roh damai sejahtera dan sukacita dalam diri kita. Sehingga dalam masa duka pun kita akan tetap dapat tersenyum.

    Bagaimana kita mengimani janji Allah? Bahkan Musa sendiri tidak pernah tahu gimana Kanaan, namun Musa dan bangsa Israel pegang adalah janji Tuhan yang menjadi satu-satunya modal yang mereka miliki. Sikap ini juga yang dilakukan oleh Kaleb (ayat 30), keyakinan Kaleb yang luar biasa bahwa bangsa Israel pasti akan merebut tanah perjanjian. Demikian juga kita dengan berani menghadapi masa depan, sebagai satu satunya pegangan kita adalah janji Tuhan akan penyertaanNya senantiasa dalam Tuhan di setiap langkah.

    Kita akan dapat menggapai masa depan yang indah. Tidak ada yang tidak dikabulkan oleh Tuhan selama kita dekat dengan Tuhan. Doa  - doa dan doa yang hanya dapat kita lakukan, setia dalam doa malam. Dalam keluarga, usaha, pergumulan dengan memiliki iman, kita akan dapat terus melangkah dengan percaya sesuai yang disuruh Tuhan, seperti bangsa Israel yang disuruh melangkah memasuki laut Teberau yang terbelah. Mungkin ada di antara kita saat ini, datang dengan pergumulan namun tetap mendahulukan Tuhan, mencari Tuhan, jangan mengandalkan kekuatan diri kita sendiri, bergantung dan berharap pada Tuhan Allah.

    Jika realita yang kita hadapi manis dan indah, janganlah kita terbuai di dalamnya, tetap tergantung pada Allah. Dan jika realita yang kita hadapi terlihat pahit sekalipun, tetaplah semakin kita mengandalkan tangan Tuhan yang menopang kita, yang sanggup membuka dan "membelah" semua perkara yang ada. Jangan membesar-besarkan sesuatu yang tidak ada, inilah kecenderungan yang dilakukan manusia menjadi tawar hati dan mundur ke belakang. Namun apa yang kita lihat dan rasakan kita terima dari Tuhan, kita tetap mengucap syukur. 

    Dari bulan Desember, saya berusaha melayani terus memberitakan firman Tuhan, ternyata Tuhan memberikan saya kekuatan. Tuhan bersama dengan kita, kita tidak perlu gentar dan takut karena Tuhan menyertai kita.

    Di pasal 14 : 1-9, bangsa Israel meraung-raung kepada Musa - menyesali situasi mereka yang keluar dari Mesir, memicu pemberontakan bangsa Israel. Yosua dan Kaleb maju mengoyakkan pakaiannya di hadapan bangsa Israel menyatakan bahwa Tuhan sudah memberikan tanah Perjanjian, yang melindungi bangsa Kanaan sudah meninggalkan mereka, mengajak bangsa Israel untuk tidak memberontak kepada Allah.


Preacher : Pdt. Prof. Dr. Richard B. Gunawan, D.D.PC

Written by : ssr

Senin, Januari 01, 2024

Tahun Berlimpah bagi Kita

Ibadah Raya GBIS BK - Senin, 1 Januari 2024

Saya bersyukur hari ini 1 Januari 2024, yang telah kita nantikan sejak 2023, mungkin saat ini masih ada yang belum mendapatkan jawaban dari Tuhan. 
Di dalam memasuki tahun yang baru, tema : Tahun Berlimpah bagi Kita.

Keluaran 14 : 13-31
    1. (Kel 14:13) Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya.
    2. (Kel 14:14) TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.
    3. (Kel 14:15) Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Mengapakah engkau berseru-seru demikian kepada-Ku? Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka berangkat.
  1. (Kel 14:16) Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering.
  2. (Kel 14:17) Tetapi sungguh Aku akan mengeraskan hati orang Mesir, sehingga mereka menyusul orang Israel, dan terhadap Firaun dan seluruh pasukannya, keretanya dan orangnya yang berkuda, Aku akan menyatakan kemuliaan-Ku.
  3. (Kel 14:18) Maka orang Mesir akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, apabila Aku memperlihatkan kemuliaan-Ku terhadap Firaun, keretanya dan orangnya yang berkuda."
  4. (Kel 14:19) Kemudian bergeraklah Malaikat Allah, yang tadinya berjalan di depan tentara Israel, lalu berjalan di belakang mereka; dan tiang awan itu bergerak dari depan mereka, lalu berdiri di belakang mereka.
  5. (Kel 14:20) Demikianlah tiang itu berdiri di antara tentara orang Mesir dan tentara orang Israel; dan oleh karena awan itu menimbulkan kegelapan, maka malam itu lewat, sehingga yang satu tidak dapat mendekati yang lain, semalam-malaman itu.
  6. (Kel 14:21) Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu.
  7. (Kel 14:22) Demikianlah orang Israel berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka.
  8. (Kel 14:23) Orang Mesir mengejar dan menyusul mereka--segala kuda Firaun, keretanya dan orangnya yang berkuda--sampai ke tengah-tengah laut.
  9. (Kel 14:24) Dan pada waktu jaga pagi, TUHAN yang di dalam tiang api dan awan itu memandang kepada tentara orang Mesir, lalu dikacaukan-Nya tentara orang Mesir itu.
  10. (Kel 14:25) Ia membuat roda keretanya berjalan miring dan maju dengan berat, sehingga orang Mesir berkata: "Marilah kita lari meninggalkan orang Israel, sebab Tuhanlah yang berperang untuk mereka melawan Mesir."
  11. (Kel 14:26) Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Ulurkanlah tanganmu ke atas laut, supaya air berbalik meliputi orang Mesir, meliputi kereta mereka dan orang mereka yang berkuda."
  12. (Kel 14:27) Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, maka menjelang pagi berbaliklah air laut ke tempatnya, sedang orang Mesir lari menuju air itu; demikianlah TUHAN mencampakkan orang Mesir ke tengah-tengah laut.
  13. (Kel 14:28) Berbaliklah segala air itu, lalu menutupi kereta dan orang berkuda dari seluruh pasukan Firaun, yang telah menyusul orang Israel itu ke laut; seorangpun tidak ada yang tinggal dari mereka.
  14. (Kel 14:29) Tetapi orang Israel berjalan di tempat kering dari tengah-tengah laut, sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka.
  15. (Kel 14:30) Demikianlah pada hari itu TUHAN menyelamatkan orang Israel dari tangan orang Mesir. Dan orang Israel melihat orang Mesir mati terhantar di pantai laut.
  16. (Kel 14:31) Ketika dilihat oleh orang Israel, betapa besarnya perbuatan yang dilakukan TUHAN terhadap orang Mesir, maka takutlah bangsa itu kepada TUHAN dan mereka percaya kepada TUHAN dan kepada Musa, hamba-Nya itu.
Lirik lagu : Di tengah Ombak 
Di tengah ombakDan arus pencobaanHampir terhilangTujuan arah hidupku
Bagaikan kapal yangS'lalu diombang-ambingkanMengharap kasih-NyaSeolah-olah tiada mampu
Yesus perhatikanKehidupan tiap orangYang sudah rusak dibetulkanDengan penuh kasih sayang
Yesus perhatikanTiap tetesan air mataDia mengenal hatimu yangPenuh penyesalan dosa
Di tengah ombakDan arus pencobaanHampir terhilangTujuan arah hidupku
Bagaikan kapal yangS'lalu diombang-ambingkan (ambingkan)Mengharap kasih-Nya (kasih-Nya)Seolah-olah tiada mampu
PerhatikanKehidupan tiap orang (tiap orang)Yang sudah rusak dibetulkanDengan penuh kasih sayang
PerhatikanTiap tetesan air mata (air mata)Dia mengenal hatimu yangPenuh penyesalan dosa
Dia mengenal hatimu yangPenuh penyesalan dosa

    Pujian yang benar bahwa di tengah ombak, kita tidak tahu apa yang akan terjadi, seperti halnya pada kitab Keluaran di mana bangsa Israel takjub atas pertolongan Tuhan di saat mereka sudah dalam kondisi seperti tidak ada jalan keluar dan akan mati mereka. Namun mereka tetap percaya pada Tuhan dan Musa hambanya. 
    Demikian juga dengan rencana kita yang mungkin belum terjawab di tahun 2023, namun kita akan tetap menantikan dan berharap pada Tuhan.
    Dengan pengharapan bangsa Israel pada Tuhan dan Musa, maka Tuhan membuka jalan dengan caraNya yang dahsyat dengan membelah laut Teberau. Bisa jadi banyak di antara bangsa Israel yang kecewa dan menyesal mengikuti perkataan Musa untuk keluar dari Mesir, yang muncul tatkala Firaun dan bala tentaranya mengejar bangsa Israel, dan akhirnya dipojokkan di tepi laut Teberau.

Lirik lagu : Yesus Harapan Jiwaku
Reff:
Yesus harapan jiwaku
Yesus pelepas dosaku
Dia pohon slamat dan kesenanganku
Yesus Dia harapanku

    Namun biarlah kita tetap percaya bahwa Yesus harapan jiwaku. Seperti Musa yang berseru pada Musa untuk apa yang harus dilakukan berikutnya. Tuhan memerintahkan Musa untuk berkata kepada bangsa Israel untuk berangkat, dengan tetap berangkat dan melangkah, namun Firaun mengejar mereka dan memojokkan bangsa Israel di tepi laut Teberau. Dengan situasi terjepit demikianlah bangsa Israel dibukakan matanya menyaksikan Tuhan membuka jalan.
    Demikian juga kita dengan mata iman kita, selain hanya percaya, namun harus melangkah dan bergerak seusai yang diperintahkan Tuhan. Seperti bangsa Israel yang diperintahkan maju, ketika kaki memijak air laut Teberau, maka terbelahlah laut Teberau... dan bangsa Israel terbuka jalan keluar.
    Jalan terbuka juga bisa terjadi pada kita yang mungkin mengalami krisis sekalipun. Dengan iman, kita dapat melakukan dan menghadapi segala perkara.
    Manusia tidak ada jalan, dan Tuhan membuka jalan memberikan pertolongan pada kita pada waktunya. DIA MEMBUAT JALAN BAGI KITA!!!

Lirik lagu : Buatlah jalanmu    
Buatlah jalan-MuDalam sayaTuhan penjunanKu tanah liat
Biar KaukerjakanS'turut mau-MuKu duduk diamDi kaki-Mu
Buatlah jalan-MuDalam sayaTuhan penjunanKu tanah liat
Biar KaukerjakanS'turut mau-MuKu duduk diamDi kaki-Mu

    Tuhan yang buat jalan buat kita, "dalam saya". Lagu ini dibuat sejak tahun 1945. Pujian ini sampai sekarang tetap dikumandangkan, sebab hanya Tuhan lah yang membuat jalan dan kita adalah tanah liat yang dibentuk oleh Tuhan sebagai penjunan. Kita tunggu apa mau nya Tuhan, duduk diam di hadapan Tuhan. Tuhan bukan hanya peduli, DIA sebagai pencipta bertindak membuka jalan keluar bagi setiap anak-anakNya. Tuhan yang kita percayai ini adalah demikian, maka perjalanan kita di tahun 2024 ini penuh dengan pengharapan pada Tuhan. Meski kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi, mungkin kita menghadapi situasi yang dialami bangsa Israel di laut Teberau yang seolah akan mati. Namun Tuhan akan "MEMBELAH" masalah itu dan kita berjalan melaluinya.
    SAAT DIA MENUTUP PINTU, DIA AKAN MEMBUKA JENDELA BAGI KITA saat menghadapi "DINDING" sekalipun. Hari ini adalah hari yang sangat berbahagia bagi kita. 
    Yang sakit disembuhkan, yang memiliki kesalahan diampuni, karena Tuhan mau memenuhi janjiNya pada kita.

Lirik Lagu : Kasih Allahku Sungguh tlah terbukti

KASIH ALLAHKU SUNGGUH T'LAH TERBUKTI
KETIKA DIA SERAHKAN ANAK-NYA
KASIH ALLAH MAU BERKORBAN BAGI KAU DAN AKU
TAK ADA KASIH SEPERTI KASIH-MU

Reff :
BERSYUKUR, BERSYUKUR, BERSYUKURLAH
BERSYUKUR KARNA KASIH SETIA-MU
KUSEMBAH, KUSEMBAH, KUSEMBAH DAN KUSEMBAH
S'LAMA HIDUPKU KUSEMBAH KAU TUHAN

    Pujian ini merupakan komitmen kita dengan Tuhan, karena kita bersyukur sehingga kita layak menyembah pada Tuhan. Kita hilangkan kesombongan, kedengkian, keirian kita, datanglah dengan rendah hati pada Tuhan. Sehingga Tuhan akan memberikan KELIMPAHAN pada kita di tahun 2024 ini.
    Tantangan demi tantangan akan kita hadapi dengan penyertaan Tuhan selama kita tetap mengiring Tuhan sepanjang hidup kita.





Preacher : Pdt. Prof. Dr. Richard B. Gunawan, D.D.PC
Written by : ssr