Selamat Datang....Tuhan Memberkatimu...

Selamat Datang di Blog Rehobot Community
Kami berharap Bro en Sis akan mendapatkan banyak berkat dari tulisan-tulisan artikel rohani, kesehatan, psikologi, dan lain sebagainya yang ditulis oleh admin dan rekan-rekan. teman, sahabat inter-denominasi dan ataupun dari para pembaca Buletin Rehobot Community.
Blog ini memfasilitasi publikasi : 1. Berbagai kumpulan Firman Tuhan, 2. Link video Ibadah Raya GBIS Bukit Karmel - Jl. Kebayoran Lama Raya, Jakarta Selatan dan Pos PI GBIS Bukit Karmel - Bumi Serpong Damai 3. Link video konten SenengnyangoFi 4. Dokumentasi foto-foto 5. Link Audio Firman Tuhan yang bisa Anda dengarkan setiap saat - Klik langsung dengarkan

Dengan rendah hati Blog Rehobot Community ini dapat menjadi berkat dan sumber inspirasi dan Referensi firman Tuhan/ Renungan bagi para sahabat terkasih Umat Tuhan yang rindu mengeksplorasi kebenaran demi kebenaran firman Tuhan serta menambah wawasan melalui kesaksian ataupun pengalaman hidup orang lain yang diberkati. Dan sebagai modifikasi informasi, juga dilampirkan cuplikan video singkat saat firman Tuhan disampaikan. Kami ucapkan terima kasih...

Bila Anda ingin memberikan ide / saran / masukan pada kami mengenai blog Rehobot Community, Anda dapat mengirim e-mail ke : rehobot.comm@gmail.com

Sabtu, Oktober 17, 2020

The Power of God in me!


POS PI BSD 

11 Oktober 2020

By Pdt. Martin Lukas Winarto


Tahu dan percaya akan firman Tuhan yang hidup

Kuasa Tuhan ada sejak sebelum penciptaan dimulai, namun belum banyak yang tahu seperti apa kuasa/kekuatan Tuhan itu ?


Kekuatan Allah bukan hanya kata orang, tapi sebagai anak Tuhan harus mencari dan mengalaminya. Kekuatan Allah nyata bagi setiap orang. Dalam 2 Korintus 4:7 Kekuatan yang besar adalah dari Allah yang harus nyata dalam kehidupan kita, menjadi saksi bagi orang sekitar. 


Rahasia menemukan kekuatan Allah 

1. Hidup dalam iman (1. 1 Petrus 1:5) sebab iman mengalahkan dunia (1 Yohanes 5:4B).. Hal terpenting untuk memiliki iman dan hidup di dalamnya, karena tanpa iman kita tidak mungkin berkenan kepada Allah (Ibrani 11: 6)

2. Hidup dalam kebenaran Allah 

Roma 1:16-17 Percaya pada injil karena Injil adalah kekuatan Allah. Firman Allah adalah kebenaran Allah yang menghidupi kita dan percayalah. Karena iman timbul dari pendengaran, pendengaran akan firman Kristus (Roma 10:17). Oleh sebab itu hiduplah dalam iman (Yakobus 1:20). 


Hidup dalam iman dan kebenarannya menjadi bagian yang tidak terpisahkan sehingga kita dapat menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa (1Petrus 1:4)


Ketika kita percaya maka kekuatan Allah akan kita alami 

Mari kita nikmati the Power of God dalam hidup kita 


God Bless You all 🙋‍♂

Sabtu, Oktober 03, 2020

Tetap Tenang Bersama Allah Pasti Menang

Khotbah Minggu, 27 September 2020

Bacaan Firman : Mazmur 62 : 6, 2 Sam 15 : 23 – 32, 16 : 5 – 9, 18 : 9

Tema : Tetap Tenang Bersama Allah Pasti Menang “ Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku “ ( Maz 62 : 6 )

 

Penulis Mazmur 62 ini adalah Daud, ia dipilih Tuhan bukan karena gagah, pintar, atau mempunyai kelebihan yang lain, tetapi Daud dipilih karena Daud adalah orang yang berkenan kepada Tuhan. Adapun arti orang yang berkenan kepada Allah adalah mempunyai pribadi yang tulus dan setia. Memang pada awalnya orang yang tulus dan setia menjadi bahan tertawaan dan dianggap bodoh. Akan tetapi perjuangan orang yang tulus dan setia pada akhirnya memperoleh kemenangan walaupun tidak terlepas dari berbagai terpaan masalah. Begitupun dengan Daud pada saat Daud menulis ayat ini sedang mengalami pergumulan yang berat dan situasinyapun sangat tidak menyenangkan, karena maslah Amnon – Tamar, Absalom membunuh Amnon dan Absalom memberontak.  Dari Firman tadi ada 4 hal indah, bagaimana supaya kita tetap Tenang bersa Allah pasti menang..

 

1 . Berserah penuh kepada Tuntunan Tuhan ( 2 Sam 15 : 23 – 26 )

·         Keluar dari istana menyebrangi padang gurun, turun ke lembah sungai Kidron, lalu naik ke bukit Zaitun lalu di sana ia tersungkur di Kaki Tuhan, berteriak, menyanyi, menyembah, menangis meraung-raung ( aku tak sanggup lagi ) ia mengucapkan kata propetik “Hanya pada Allah saja kiranya aku Tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku( Maz 62:6 )

·         Lalu kata Daud walaupun ini merupakan sebuah tantangan, sebuah hambatan, sebuah tekanan atau merupakan sebuah kebangkrutan sekalipun, tetapi kalau menurut sudut pandang Allah itu baik, maka Daud akan tetap berserah penuh pada tuntunan Tuhan. Kita bisa bayangkan pribadi seorang Daud yang begitu hebat mau merendahkan diri seperti itu, karena Daud adalah orang yang tulus dan setia.

·         Kalau dalam kehidupan kita saat ini mengalami situasi kondisi yang tidak baik, mari kita belajar berserah penuh kepada Tuhan. Apa yang Tuhan mau, yang terpenting tetap percaya sepenuhnya terhadap kedaulatan dan kebaikan Allah. Sebab Allah tidak pernah salah setting dalam kehidupan kita. Seburuk apapun dalam hidup kita, Tuhan tidak pernah menghancurkan hidup kita, tetapi hanya melembutkan hati kita supaya kapasitas kita lebih dasyat lagi.

 

2 . Sungguh-sungguh Mencari Tuhan ( 2 Sam 15 : 30 – 32 )

·         Dalam bacaan tadi kita menjumpai seorang yang bernama Ahitofel, yang kemudian bergabung dengan Absalom. Lalu siapa Ahitofel, dan mengapa ia mau bergabung dengan Absalom.

·         Dari sini kita sedang belajar untuk menghargai otoritas, artinya kalau kita sedang menghadapi masalah jangan dekat dengan orang yang bermasalah . Tetapi carilah orang yang baik dan benar dan sungguh-sungguh mencari Tuhan. Daud menangis artinya sungguh-sungguh membutuhkan Tuhan. Tidak berkasut dan tudung kepala, artinya Daud merendahkan hati dan sungguh-sungguh mencari Tuhan. Supaya hidup kita tenang dan diberkati, hiduplah dekat dengan Tuhan dan sungguh-sungguh dengan Tuhan.

·         Orang yang sungguh-sungguh dekat Tuhan, hasil kerjanyapun akan sungguh-sungguh dengan hasil maksimal yang terbaik. Tetapi sebaliknya bagi orang yang setengah setengah dalam mencari Tuhan, hasilnyapun akan setengah-setngah dan tidak maksimal. Mari pagi ini kita sama-sama komitmen dengan sungguh-sungguh hati dengan Tuhan dan sungguh-sungguh mengerjakan apa yang dipercayakan kepada kita, Janji-Nya : Tuhan akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun. ( Ul 28 : 13 )

 

3 .Fokus dan  Jangan dengar apa kata orang ( 2 Sam 16 : 5 – 9 )

·         Ketika Daun beserta seluruh pasukannya dilempari batu dan dikutuki oleh Simei bin Gerra masih kaum keluarga Saul, Daud dan pasukannya tidak respon dan tidak ada ekpresi maupun peduli dengan omongan orang-orang itu. Bahkan ketika Abisai marah terhadap mereka, justru Daud menegur Abisai: Abisai apa urusanmu, sudah tidak usah kau dengarkan omongan orang seperti itu, buang-buang waktu saja, jalan kita masih panjang.

·         Supaya hidup kita tetap tenang , tidak usah peduli dengan apa kata orang yang suka negative disekitar kita yang memang punya pekerjaan khusus ngegosip, mengutuki dan mencari kesalahan orang. Lain. Sebab dimata mereka berhasil salah gagal apalagi. Ibadah diomongin tidak beribadah apalagi dll. Mengapa demikian, karena selama kita masih hidup, kita akan tetap bertemu orang seperti itu, ditempatkan dimanapun orang tersebut tidak akan berubah. Jadi tidak usah marah dan keki dengan orang-orang seprti itu karena hanya akan menguras energy dan buang-buang waktu.

·         Tidak usah . dengerin apalagi orang yang punya pikiran selalu negative . Boleh dengerin tapi jangan sampai masuk dalam hati. Sebab kalau sering mendengar kan hal yang bersifat negative  hati kitapun akan terkontamisasi dengan hal yang negatif. Dan hal-hal yang negatif itu jelas tidaklah sehat bagaikan sampah dan lebih baik dibuang saja.

 

4 . Pertolongan Tuhan tepat pada waktunya ( 2 Sam 18 : 9 )

·         Dalam catatan Alkitab Absalom adalah anak Daud dari Maakha dan mempunyai rambut gimbal, bahkan seluruh Israel  tidak ada orang yang mempunyai rambut segimbal Absalom . Tetapi justru rambut yang menjadi kebanggaan itu  yang membawa Absalom meregang nyawa dalam kematian. Maka dalam hidup ini jangan ada yang dibangga banggakan kecuali Yesus saja. Absalom kepalanya tersangkut di pohon Terbantin sementara bagalnya lari terus . Akhirnya Absalom tergantung diantara langit dan bumi yang artinya bahwa orang yang suka memberontak terhadap orang tua tidak punya pijakan hidup

·         Inilah upah atau hadiah buat orang-orang yang suka memberontak pada orang tua atau orang yang dituakan. Maka sebagai Hamba Tuhan saya pribadi menasehatkan pada kita semua, sehebat apapun kita jangan pernah tidak punya rasa hormat kepada orang tua.

·         Sementara Daud sebagai Raja yang sekaligus berperan sebagai orang tua, saat beberapa waktu mengalami konflik interes merasa lega, dan sekaligus bersedih. Sebagai Raja Israel ia bangga karena telah dapat menumpas kaum pemberontak, sementara sebagai orang tua ia bersedih karena harus kehilangan anaknya. Terlepas apapun resikonya Daun tetap bersyukur karena pertolongan Tuhan Tepat pada waktunya. Sebagai suatu kesimpulan, apapun masalahnya kita Tetap Tenang, karena bersama Allah pasti Menang

Tuhan Yesus Memberkati.


Gembala Jemaat : Pdt. Agus Octavianus